Senin, 20 Oktober 2014

NOMINAL KERUGIAN AKIBAT BANJIR


            Dalam ekonomi, air dapat dikategorikan sebagai barang bebas karena seseorang dapat mendapatkannya dengan cuma – cuma. Selain itu air juga dapat dikatergorikan sebagai barang illith dimana jika jumlah air terlalu banyak yang di timbulkan adalah bencana seperti banjir. Inilah yang sedang terjadi di Jakarta dan di beberapa daerah lain. Penyebab banjir yang terjadi ini selain di karenakan curah hujan yang cukup tinggi juga di pengaruhi oleh penyempitan sungai, pendangkalan sungai, alih fungsi lahan dan belu optimalnya waduk maupun sumur resapan air.
            Banjir yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya ini telah menimbulkan kerugian di beberapa sektor, sektor industri misalnya. Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, kerugian sektor industri akibat bencana banjir yang melanda kawasan Jabodetabek saja beberapa waktu terakhir diperkirakan mencapai Rp100 miliar per hari. Sebenarnya untuk kawasa indstri sendiri tidak terendam banjir namun akses ke kawasan industri inilah yang terendam banjir. Akibatnya banyak karyawan yang datang terlambat sehingga proses produksi menjadi terhambat, belum lagi masalah keterlambatan bahan baku dan juga masalah pengiriman barang ke konsumen. Untuk masalah pengiriman ini tentu akan menjadi catatan yang buruk bagi suatu perusahaan jika pengirimanya terlambat.
            Selain kerugian pada sektor industri sektor pertanian juga mengalami hal yang sama. Menteri Pertanian Suswono dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, menyebutkan sejak Oktober 2013 hingga Januari 2014 total areal terkena banjir seluas 240.683 hektare dan mengalami kerugian hingga mencapai Rp. 2,54 triliun akibat banjir selama Oktober 2013- Januari 2014. Dari angka tersebut kerugian terbesar ada pada tanaman padi yang mengalami kerusakan seluas  235.543 hektare.

            Dari kerugian sektor industri, sektor pertanian dan  jika di tambah dengan kerusakan infrastruktur akibat banjir yang terjadi di tahun 2014 saja kerugian di taksir mencapai 50 triliun. Harry Azhar Azis Wakil Ketua Komisi XI DPR RI mengatakan kerugian pemerintah yang di akibatkan oleh banjir yang terjadi sejak Januari 2014 di perkirakan mencapai 50 triliun. Harry juga mengatakan jika lebih dari seratus daerah baik di Jakarta dan di luar Jakarta juga mengalami musibah banjir. Dari semua daerah yang terkena bencana banjir tersebut di asumsikan memerlukan dana sekitar Rp 50- 100 miliar untuk perbaikan serta pemulihan pasca banjir.

2 komentar:

  1. Awalnya aku hanya mencoba main togel akibat adanya hutang yang sangat banyak dan akhirnya aku buka internet mencari aki yang bisa membantu orang akhirnya di situ lah ak bisa meliat nmor nya AKI NAWE terus aku berpikir aku harus hubungi AKI NAWE meskipun itu dilarang agama ,apa boleh buat nasip sudah jadi bubur,dan akhirnya aku menemukan seorang aki.ternyata alhamdulillah AKI NAWE bisa membantu saya juga dan aku dapat mengubah hidup yang jauh lebih baik berkat bantuan AKI NAWE dgn waktu yang singkat aku sudah membuktikan namanya keajaiban satu hari bisa merubah hidup ,kita yang penting kita tdk boleh putus hasa dan harus berusaha insya allah kita pasti meliat hasil nya sendiri. siapa tau anda berminat silakan hubungi AKI NAWE Di Nmr 085--->"218--->"379--->''259'

    BalasHapus

  2. Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

    Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

    Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

    Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

    Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

    BalasHapus